Faktor-faktor yang mempengaruhi ketahanan hidup satu tahun penderita kanker paru stadium lanjut di RSUP Dr. Kariadi Semarang

Supartono -, Agus Suryanto

Abstract


Latar Belakang: Kejadian kanker paru-paru terus meningkat dan menjadi masalah kesehatan global. Kanker paru di Indonesia menduduki peringkat keempat dari semua kanker yang sering ditemukan di rumah sakit. Angka ketahanan hidup pasien dengan kanker paru-paru masih tetap rendah. Penelitian tentang faktor-faktor yang terkait dengan kelangsungan hidup pada pasien dengan kanker paru-paru masih jarang, terutama di Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang mempengaruhi banyak satu kelangsungan hidup tahun penderita kanker paru-paru .

Metode: Penelitian kohort prospektif. Semua pasien yang didiagnosis dengan kanker paru-paru lanjut di RSUP Dr Kariadi Semarang sejak 1 Januari 2009 - 30 Juni 2010. Kelangsungan hidup dianalisis menggunakan analisis survival dengan metode Kaplan Meier. Hubungan antara variabel diuji menggunakan uji log rank.

Hasil: Sebanyak 82 pasien dengan kanker paru-paru lanjut, 54 (65,9%) diantaranya adalah pria. Usia rata-rata subjek laki-laki adalah 53,96 ± 12,16 tahun dan 51,07 ± 13,14 tahun perempuan. Angka ketahanan hidup 1-tahun 18,3% dengan rata-rata hidup adalah 122 hari. Faktor yang terkait secara signifikan bagi kelangsungan hidup 1-tahun adalah stadium klinis (p = 0,001), status kinerja (p = 0,000), komplikasi efusi pleura (p = 0,0017) dan hipoalbuminemia (p = 0,000). Sedangkan faktor lain seperti usia, jenis kelamin, jenis histologi dan anemia tidak terkait secara signifikan.
Kesimpulan: Stadium IIIA, status performance (skala Karnofsky > 70), tidak ada komplikasi efusi pleura dan tingkat albumin sebelum terapi> 3,5 g / dl merupakan faktor yang berhubungan signifikan dengan kelangsungan hidup lebih baik pada pasien dengan kanker paru-paru lanjut.

Kata kunci: kanker paru, faktor prognosis, ketahanan hidup

Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.