DUKUNGAN KELUARGA PADA PASIEN STROKE DI RUANG SARAF RSUP DR. KARIADI SEMARANG

Budi Wurtiningsih

Abstract


Latar belakang: Data dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah tahun 2005 mencatat bahwa kasus tertinggi stroke terdapat di Kota Semarang yaitu sebesar 4.516 (17,36%) dibanding dengan jumlah  keseluruhan kasus stroke di kota lain. Pada pasien stroke, dukungan keluarga berperan sangat penting untuk membantu dalam proses penyembuhan dan rehabilitasi pasien yang sangat membutuhkan waktu yang lama sehingga membutuhka dukungan keluarga. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui fenomena dukungan keluarga pada pasien stroke

Metode: Penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis. Sampel adalah keluarga dengan penderita stroke yang dilakukan secara purposive sampling. Responden berjumlah 5 orang dan bersedia menjadi informan. Teknik pengambilan data dengan cara wawancara mendalam.

Hasil: Dukungan informasional yang diberikan keluarga memperlihatkan bahwa penyakit yang diderita pasien adalah stroke. Beberapa bentuk perhatian juga diberikan keluarga sebagai bentuk dukungan emosional. Keluarga juga memberikan dukungan instrumental, seperti membantu rentang gerak sendi, memberikan makan melalui selang, dan membantu pasien untuk melakukan pengobatan rawat jalan. Sedangkan dukungan penghargaan pada umumnya diberikan keluarga dalam bentuk sikap dan perhatian.

Kesimpulan: Dukungan yang diberikan keluarga berupa dukungan informasional, dukungan emosional, dukungan instrumental dan dukungan penghargaan.

 

Kata kunci: Dukungan keluarga, keluarga, stroke, penelitian kualitatif


Full Text:

PDF (Indonesian)

Refbacks

  • There are currently no refbacks.