Status Kesehatan Rongga Mulut Wanita Suku Osing

  • Agustin Wulan Suci Dharmayanti Bagian Biomedik, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember
  • Suhartini Suhartini Bagian Biomedik, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember
  • Banun Kusumawardani Bagian Biomedik, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Jember

Abstract

Latar belakang

Kualitas hidup manusia ditentukan oleh tingkat sosiodemografi, status kesehatan umum dan rongga mulut yang saling berkaitan. Ras dan suku menentukan genetika dalam merespon keradangan, kerentanan jaringan rongga mulut terhadap bakteri atau injuri, meregulasi hormon reproduksi, dan sindrom menopause. Akan tetapi hubungan faktor tersebut masih  belum banyak terungkap, khususnya pada Suku Osing. Suku Osing merupakan salah satu suku yang masih memegang kuat adat istiadat.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui status kesehatan rongga mulut wanita suku Osing.

Metode

Penelitian observasional dengan desain cross sectional.Subyek penelitian dikelompokan menjadi kelompok usia produktif dan menopause. Pada subyek penelitian dilakukan pemeriksaan status kesehatan rongga mulut meliputi jumlah gigi yang tersisa di rongga mulut, indeks periodontal, karies dan kebersihan rongga mulut. Semua data dikategorikan kemudian akan dilakukan uji korelasi non parametric (p?0,05).

Hasil

Kelompok wanita usia menopause pada penelitian ini sudah mengalami menopause dalam kurun waktu 5-10 tahun.Jumlah gigi wanita usia menopause lebih sedikit dibanding wanita usia produksif (p?0,05). Wanita usia menopause lebih banyak menderita penyakit periodontal yang bersifat irreversible (2,65 ± 0,35) daripada wanita usia produktif (1,16 ± 0,27). Indeks karies kelompok wanita usia menopause (D=166, M=570) lebih tinggi dibanding wanita usia produktif (D=247, M=162). Akan tetapi, kedua kelompok ini mempunyai tingkat kebersihan mulut yang sama. Selain itu terdapat hubungan antara tingkat kebersihan mulut, penyakit periodontal, karies dan lamanya menopause (R>0,3).

Simpulan

Status kesehatan rongga mulut wanita usia menopause suku Osing di Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi lebih buruk dibanding wanita usia produktif. Akan tetapi, perlu penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi status kesehatan rongga mulut tersebut.

 

Background

Social-demography, health status, and oral health specify a quality life, which all of them are correlated. Races and ethnic assign genetic aspect, especially in inflammation respond, oral tissue susceptibility to bacterial infection and injuries, hormone regulation, and menopause syndrome. However, the relationships are unexplored yet, especially in osingese. Osingese is one of ethnic which hold the customs strongly. The objective of this study was to know the oral health status of Osingese Women.

Method

This study was observational with a cross-sectional design. The subjects were classified into productive and menopause age. All of the subjects were examined their oral health, including remain teeth, periodontal index, caries index, and oral hygiene index. All of the data were categorized and analyzed by non-parametric correlation analysis (p?0.05).

Result

Menopause aged group experienced menopause period about 5-10 years. The number of teeth of the menopause group was less than productive group (p?0.05). The menopause group more sustained irreversible periodontal diseases (2.65 ± 0.35) than the productive group (1.16 ± 0.27). Caries index in the menopause group (D=166, M=570) was higher than the productive group (D=247, M=162). However, their oral hygiene index was the same. Moreover, there presented the relationship between oral hygiene, caries index, periodontal index, and menopause status (R>0.3).

Conclusion

Oral health status menopause aged osingese women was poorer than the productive group. However, it needed further study to investigate the other factor influencing oral health status.

Keywords: caries, periodontal disease, oral hygiene, menopause, Osingese

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-11-20
Section
Original Article