Penatalaksanaan Wanita Dengan Rinore Lcs Dan Meningoensefalokel Akibat Patensi Sternberg’s Canal

  • Desy Iriani Divisi Rinologi/ KSM THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi
  • Anna Mailasari Kusuma Dewi Divisi Rinologi/ KSM THT-KL Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro/ RSUP Dr. Kariadi
  • Dody Priambada KSM Bedah Saraf RSUP Dr. Kariadi/ RSUP Dr. Kariadi

Abstract

Latar belakang  : Rinore liquor cerebro spinal (LCS) adalah kebocoran LCS yang terjadi karena adanya defek pada basis kranii sehingga terdapat hubungan antara intrakranial dengan cavum nasal. Sternberg’s canal merupakan defek kongenital di dinding lateral sphenoid. Kasus ini menjelaskan etiologi serta penatalaksanaan pasien rinore LCS dan meningoensefalokel.

Laporan kasus : Dilaporkan wanita usia 32 tahun dengan keluhan keluar cairan hidung kiri terkadang mengalir deras, hilang timbul selama 1 tahun disertai pusing. Pemeriksaan CT scan menunjukkan defek tulang di lateral sfenoid kiri disertai lesi isodens di sinus sfenoid, hal ini diperjelas dengan hasil MRI yang menggambarkan meningoensefalokel.  Pasien dilakukan operasi sfenoidektomi dengan endoskopi kerjasama dokter THT dan Bedah Saraf, dilakukan pemasangan lumbar drain, identifikasi lokasi kebocoran LCS dan pemasangan graft lemak. Evaluasi 6 minggu pasca operasi, keluhan keluar cairan hidung dan pusing sudah tidak ada. Pasien mengalami perbaikan dan peningkatan kualitas hidup.

Pembahasan : Kasus rinore LCS mempunyai beberapa etiologi, setelah melalui anamnesis, pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang, didapatkan etiologi pada kasus ini yaitu akibat patensi Sternberg’s canal. Pada kasus ini dilakukan penanganan operatif karena keluhan sudah lama dan etiologi sudah jelas. Kerjasama multidisiplin diperlukan, untuk pemasangan lumbar drain dan pemasangan graft lemak dengan kerjasama yang baik.

Kesimpulan : Penatalaksanaan rinore LCS dibagi menjadi konservatif dan operatif. Keberhasilan penanganan rinore LCS bergantung pada tajamnya penilaian dokter dalam memutuskan tatalaksana yang tepat agar pasien dapat tertangani dengan cepat sebelum terjadi komplikasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

1. Batra PS. Endoscopic evaluation and treatment of CSF leaks. Bailey's head & neck surgery otolaryngology Volume one. Pittsburgh Pennsylvania: Lippincott Williams & Wilkins; 2014. p. 662-74.
2. Ziu M, Savage JG, Jimenez DF. Diagnosis and treatment of cerebrospinal fluid rhinorrhea following accidental traumatic anterior skull base fractures. Neurosurg Focus 2012;32 (6):1-17.
3. Tomaszewska M, M?dry EB, Krzeski A. Spontaneous sphenoid sinus cerebrospinal fluid leak and meningoencephalocele – are they due to patent Sternberg’s canal? Videosurgery and Other Miniinvasive Techniques 2015:(2): 347–58.
4. Ragheb AS, Mohammed FF, El-Anwar MW. Cerebrospinal fluid rhinorrhea: Diagnostic role of gadolinium enhanced MR cisternography. The Egyptian Journal of Radiology and Nuclear Medicine. 2014;45:841–7.
5. Seth R RK, Benninger MS, et al. The utility of intrathecal fluorescein in cerebrospinal fluid leak repair. Otolaryngol Head Neck Surg. 2010;143:626-32.
6. Sharma DP, Singh D, Sinha S, Srivastva AK, Singh H, Jagetia A, et al. CSF rhinorrhea : An overview of endoscopic repair. Indian Journal of Neurotrauma (IJNT). 2010;Vol. 7, No. 2:157-62.
7. Gürbüz MS, Ayan E, Berkman MZ. Spontaneous rhinorrhea associated with defect at cribriform plate and orbital roof seen with primary empty sella syndrome: Case report. Journal of Neurological Sciences [Turkish]. 2012;29:617-22.
8. Lou M, Xue Y, Zhao Y. Delayed cerebrospinal fluid rhinorrhea twenty years after septoplasty. Journal of Neurological Sciences 2012;29:598-601.
9. Bleier BS, Schlosser RJ. Sphenoid sinus cerebrospinal fluid leak and encephalocele repair. In: Palmer JN, Chiu AG, Adappa ND, editor. Atlas of endoscopic sinus and skull base surgery. Philadelphia: Saunders, an imprint of Elsevier Inc; 2013. p. 251-9.
Published
2021-03-23