Manifestasi Klinik Gangguan Neurologis Terkait HIV

  • Rahmayanti Rahmayanti Bagian Neurologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro
  • Retnaningsih Retnaningsih Bagian Neurologi RSUP Dr.Kariadi
  • Muchlis AU Achsan Udji Sofro Bagian Ilmu Penyakit Dalam RSUP Dr. Kariadi

Abstract

Latar Belakang: Komplikasi neurologis terjadi pada lebih dari 40% pasien dengan infeksi HIV. Kelainan neurologis yang terkait dengan infeksi HIV meliputi infeksi sistem saraf pusat, neoplasma, komplikasi vaskular, neuropati perifer, dan miopati.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manifestasi klinis gangguan neurologis terkait HIV pada pasien terdiagnosis HIV yang dirawat di RSUP Dr. Kariadi Semarang tanggal 1 Januari 2014- 31 Desember 2016. 

Metode: Penelitian ini adalah studi deskriptif retrospektif observasional yang dilakukan di Rumah Sakit Umum Dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah. Data diambil dari Rekam medis, dianalisis manifestasi neurologis terkait HIV.

Hasil: Subyek adalah 115 pasien dengan HIV-AIDS, 64 laki-laki (56%) dan 51 perempuan (44%). Usia rata-rata 32,06 tahun (4 sampai 68 tahun). Dari 115 kasus, 40 subyek (34,78%) memiliki manifestasi neurologis terkait HIV. Manifestasi neurologis terkait HIV meliputi toksoplasmosis otak (60%), meningoencephalitis(20%), st non hemoragik (5%),abses serebral (5%) dan vertigo (5%).

Kesimpulan. Infeksi HIV dan kaitannya dengan tingkat keparahan imunodefisiensi bertanggung jawab atas sejumlah besar gangguan neurologis. Analisis faktor risiko serta status imunitas harus dilakukan pada semua pasien dengan gangguan neurologis untuk tujuan penyaringan hiv.

Kata kunci: HIV, AIDS, Kelainan neurologis

 

Background: Neurologic complications occur in more than 40% of patients with HIV infection. Neurologic disorders associated with HIV infection include central nervous system infections, neoplasms, vascular complications, peripheral neuropathies, and myopathies. This study was aimed to identify clinical manifestation of HIV-associated neurologic disorders in Patients with AIDS treated in Dr. Kariadi General Hospital from 1 January 2014 to 31 December 2016.

Methods: This is a descriptive retrospective observational study conducted in neurology clinic,Dr. Kariadi General Hospital, Semarang,between 1 January 2014 and 31 December 2016.Each patient”s medical record was studied in detail and then analyzed specifically in regard to the clinical manifestation of HIV-associated neurologic disorders.

Results: One hundred fifteen patients were included, 64 males (56%) and 51 females (44%). The average age was 32,06 years (4 to 68 years). Of the 115 cases, 40 (34,78 %) had neurologic manifestation.The manifestation include brain toxoplasmosis (60%), meningoencephalitis (20%), non hemorragic stroke (5%),cerebral abces (5%) and vertigo (5%).

Conclusions. HIV infection and their association with the severity of immunodeficiency is responsible for a large number of neurologic disorders. Analysis of risk factors as well as imunnological status should be made in all patients with neurologic disorders for the purpose of hiv screening.

Keywords: HIV, AIDS, neurologic disorders

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2019-11-25
Section
Original Article