Pengaruh Ekstrak Daun Wungu Terhadap Kadar Malondialdehid Darah Pada Tikus Diabetes Militus

  • Jasmine Elnitiarta Departemen Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
  • Hermawan Istiadi Departemen Patologi Anatomi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
  • Meita Hendrianingtyas Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro
  • Dwi Retnoningrum Departemen Patologi Klinik, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Abstract

Latar Belakang: Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronik dengan gejala glukosa darah yang tinggi (hyperglycaemia) dimana terjadi peningkatan biomarker stress oksidatif yaitu MDA. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) memiliki alkaloid dan flavonoid yang bersifat antioksidan untuk mengurangi radikal bebas.Tujuan: Mengetahui pengaruh ekstrak daun wungu (Graptophyllum pictum (L.) Griff) terhadap kadar malondialdehid darah pada tikus Wistar yang diinduksi aloksan.Metode: Desain percobaan menggunakan post-test only control group design. Penelitian ini menggunakan tikus wistar jantan sebanyak 24 ekor yang dibagi menjadi 6 tikus setiap kelompok. Kelompok kontrol negatif diberikan aloksan, kelompok perlakuan 1, kelompok perlakuan 2, dan kelompok perlakuan 3 diberikan ekstrak daun wungu dengan dosis 50, 100 dan 200 mg/kgBB peroral kemudian kadar glukosa darah diperiksa untuk memastikan bahwa tikus sudah diabetes melitus. Setelah tikus diabetes melitus, dilakukan tindakan tiap kelompok. Pada hari ke-14 tikus diambil data kadar malondialdehid darahnya. Data diuji dengan uji normalitas Saphiro-Wilk. Pada penelitian ini data terdistribusi normal (p>0.05) sehingga dilakukan uji ANOVA kemudian dilakukan uji post-hoc. Hasil: Didapatkan penurunan kadar MDA darah pada tikus yang diberikan daun wungu. Hasil signifikan didapatkan antara kelompok perlakuan 3 dengan kelompok kontrol negatif dan kelompok perlakuan lainnya.

Kesimpulan: Daun wungu dengan berbagai dosis dapat menurunkan kadar malondialdehid darah pada tikus DM.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Nelson DL, Cox MM. Carbohydrate biosynthesis in plants and bacteria [Internet]. Lehninger principles of biochemistry. 2008. 773–786 p. Available from: http://link.springer.com/10.1007/978-3-662-08289-8

Mycek MJ, Hartanto H, Harvey R., Champe PC. Farmakologi Ulasan Bergambar 2nd ed. Jakarta: Widya Medika; 2001. 145–150 p.

Kementrian Kesehatan RI. Riset Kesehatan Dasar. Jakarta: Balitbang Kemenkes Ri;

Roglic G. WHO Global report on diabetes: A summary. Int J Non-Commun Dis 2016;1:3-8. Int J Non-Commun Dis. 2016;1:3-8.

Gawel S, Wardas M, Niedworok E, Wardas P. [Malondialdehyde (MDA) as a lipid peroxidation marker]. Wiad Lek. 2004;57(9–10):453–5.

Wells, BG, DiPiro JT, Schwinghammer TL DC. Pharmacotherapy Handbook 9th Edition. New York: McGraw-Hill; 2012. 231–235.

Subandrate. Hubungan Kadar Glukosa Darah dengan Peroksidasi Lipid pada Pasien Diabetes Melitus tipe 2. Dep Biokimia Fak Kedokt Univ Sriwij. 2016;43(7):487–9.

Zulhipri, Alsuhendra, Ridawati dan EL. Ekstraksi dan Karakteristik Senyawa Fenolik dari Biji Alpukat (Persea Americana Mill). Bandung: Proseding Seminar Nasional PATPI; Juli 2007.

Ayuningati LK, Murtiastutik D, Hoetomo M. Perbedaan Kadar Malondialdehid ( MDA ) pada Pasien Dermatitis Atopik dan Nondermatitis Atopik ( Difference Level of Malondialdehyde [ MDA ] in Atopic Dermatitis and Non- atopic Dermatitis Patients ). Berk Ilmu Kesehat Kulit dan Kelamin – Period Dermatology Venereol. 2018;30(1).

Yagi K. Free Radical in Diagnostic Medicine. New York: Plenum Pr; 1994.

Suckow MA, Steven H, Craig L. The Laboratory Rat [Internet]. Vol. 2, Elsevier Science. California (USA); 2006. 45 p. Available from: https://books.google.co.id/books?id=cm-9DwAAQBAJ

Modak M, Dixit P, Londhe J, Ghaskadbi S, Devasagayam TPA. Indian herbs and herbal drugs used for the treatment of diabetes. J Clin Biochem Nutr. 2007;40(3):163–73.

Edward Zu, Yerizel E. Efek Ekstrak Mahkota Dewa (Phaleria Macrocarpa) terhadap Kadar Malondialdehid Serum pada Mencit Diabetes akibat Induksi Aloksan. Maj Kedokt Andalas [Internet]. 2009;33(1):65–72. Available from: http://www.plantamor.com/species/phaleria-macrocarpa

Barky A El, Hussein SA. Saponins-and-Their-Potential-Role-in-Diabetes-Mellitus. 2017;7:148–58.

Arifiani R, Soeprodjo, Saptorini. Pengaruh Pembelajaran Kolaborasi Guided Discovery-Experiental Learning Berbantuan Lembar Kerja Siswa. Chem Educ. 2012;2(1):130–5.

Rajanandh M. Moringa oleifera Lam. A herbal medicine for hyperlipidemia: A pre-clinical report. Asian Pacific J Trop Dis. 2012;S790–S795. Available at: http://dx.doi.org/10.1016.

Tjahjani N, Kristina T, Lestari E. Effectiveness of purple leaf ethanol extract (Gratophyllum pictum (L.)) to reduce levels of TNF-? and NO. Pharmaciana. 6(2):191–200.

Banjarnahor S, Artanti N. Antioxidant properties of flavonoids. Med J Indones. 2014;23(4):239–44.

Sung S, Kim K, Jeon B, Cheong S, Park J, Kim D. Antibacterial and antioxidant activities of tannins extracted from agricultural by-products. J Med Plants Res. 2012;6(15):3072–9.

Kusumaningsih T, Firdausi A, Diyatri I, Ridwan RD, Arundina I, Yuliati. Antioxidant effects of graptophyllum pictum leaf extract on malondialdehyde (MDA) levels of mice induced by a toxic dose of paracetamol. J Krishna Inst Med Sci Univ. 2018;7(3):59–64.

Published
2021-07-15
Section
Original Article