PENGARUH SUPLEMENTASI KOENZIM Q10 TERHADAP KADAR LAKTAT DEHIDROGENASE PENDERITA LIMFOMA NON-HODGKIN YANG MENJALANI KEMOTERAPI DI RSUP Dr.KARIADI SEMARANG

  • Farryanto Kusulistyo Bagian Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala Leher, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang
  • Suprihati Suprihati Bagian Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala Leher, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang
  • Willy Yusmawan Bagian Ilmu Kesehatan Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala Leher, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, Semarang
  • Dwi Antono Kelompok Staff Medis Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala Leher, RSUP Dr. Kariadi Semarang
  • Rery Budiarti Kelompok Staff Medis Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala Leher, RSUP Dr. Kariadi Semarang
  • Farokah Farokah Kelompok Staff Medis Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala Leher, RSUP Dr. Kariadi Semarang
  • Pujo Widodo Kelompok Staff Medis Telinga Hidung Tenggorok – Bedah Kepala Leher, RSUP Dr. Kariadi Semarang

Abstract

LATAR BELAKANG : Peningkatan kadar LDH dikenal sebagai penanda tumor yang menggambarkan aktivitas tumor termasuk tumor sel germinal, sarkoma dan LNH. Koenzim Q10 bekerja sebagai kofaktor dalam Siklus Krebs yang berperan dalam mengatasi kondisi kekurangan ATP dalam sel melalui reaksi reduksi dan oksidasi.

TUJUAN : Membuktikan pengaruh pemberian koenzim Q10 terhadap kadar LDH penderita LNH yang mendapat kemoterapi di RSUP Dr.Kariadi, Semarang.

METODE : Penelitian intervensi dengan desain randomized pre and post test double blind control group design. Subyek yang ditentukan sebanyak 34 orang. Subjek penelitian adalah penderita LNH yang mendapat kemoterapi dengan pemberian terapi selama 21 hari. Kelompok penelitian dibagi menjadi 2, yaitu kelompok perlakuan (penderita LNH yang mendapat kemoterapi, dan koenzim Q10 100mg/hari) sebanyak 17 orang, serta kelompok kontrol (penderita LNH yang mendapat kemoterapi dan plasebo) sebagai sisanya. Analisis data dengan deskriptif dan uji hipotesis

HASIL :  Terdapat perbedaan signifikan sebelum dan setelah intervensi, dimana terjadi penurunan kadar LDH pada kelompok perlakuan sedangkan pada kelompok kontrul justru terjadi peningkatan kadar LDH.

KESIMPULAN : Kadar LDH pada pasien LNH yang diberikan koenzim Q10, lebih baik dibandingkan tanpa pemberian koenzim Q10. Terdapat perbedaan bermakna secara statistik pada penelitian ini

Kata Kunci : Limfoma Non-Hodgkin (LNH); Lactate Dehidrogenase (LDH); Koenzim Q10, prognosis

Downloads

Download data is not yet available.

References

Komite Penanggulangan Kanker Nasional. Panduan penatalaksanaan limfoma non-Hodgkin. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 2016

Level L.D, Ali M. Lactate dehydrogenase level and the response of non hodgkin. 2001; 1988 (1978)

Do C.W. Normal Cell Metabolism, What Cancer Cells Do Differently Hypoxia and the Tumor Environment. 2018;9–12

Tan J, Le A. Breast Cancer Metabolism berrant Metabolic Pathways Present in Breast Cancer. 2018;95–106.

Purnamasidhi CAW, Suega K, Bakta IM. Association between lactate dehydrogenase levels to the response of non-hodgkin lymphoma in elderly patients who treated with first-line chemotherapy in sanglah general hospital. Open Access Maced J Med Sci. 2019;7(12):1984– 6.

Jaykaran, Saxena D, Yadav P, Kantharia ND. Non significant P values cannot prove null hypothesis: Absence of evidence is not evidence of absence. J Pharm Bioallied Sci. 2011;3(3):465–6

San-Millán I, Brooks GA. Reexamining cancer metabolism: Lactate production for carcinogenesis could be the purpose and explanation of the Warburg Effect. Carcinogenesis. 2017;38(2):119–33

Thapa M, Dallmann G. Role of coenzymes in cancer metabolism. Semin Cell Dev Biol [Internet]. 2019;(May):1–10. Available from: https://doi.org/10.1016/j.semcdb.2019.05.027

Kasir DR, Wahid I, Bachtiar H. Artikel Penelitian Hubungan Kadar Laktat Dehidrogenase dengan Stadium Limfoma Maligna Non Hodgkin di Rumah Sakit Dr . M . Djamil Padang periode Desember 2009 sampai Maret 2013. 2014;3(2):128–30.

Intragumtornchai T, Bunworasate U, Wudhikarn K, Lekhakula A, Julamanee J, Chansung K, et al. Non-Hodgkin lymphoma in South East Asia: An analysis of the histopathology, clinical features, and survival from Thailand. Hematol Oncol. 2018;36(1):28–36.

World Health Organization. Indonesia Source GLOBOCAN 2018. Int Agency Res Cancer [Internet]. 2019;256:1–2. Available from: http://gco.iarc.fr/

Bakri S, Kusnanto H, Hasanbasri M. Copyright © 2017 by Medical Faculty of Diponegoro University. 2017;2(April):69–74.

Zhou Z, Sehn LH, Rademaker AW, Gordon LI, LaCasce AS, Crosby-Thompson A, et al. An enhanced International Prognostic Index (NCCN-IPI) for patients with diffuse large B-cell lymphoma treated in the rituximab era. Blood. 2014;123(6):837–42

Sorigue M, Mercadal S, Alonso S, Fernández-Álvarez R, Sancho JM. Is there a role for the international prognostic index in follicular lymphoma? Ann Hematol. 2018;97(4):713–5

Pfreundschuh M. Age and Sex in Non-Hodgkin Lymphoma Therapy: It’s Not All Created Equal, or Is It? Am Soc Clin Oncol Educ B. 2017;37:505–11

Nevzat D. The impact of coenzyme Q10 supplement on the indicators of muscle damage in young male skiing athletes. Educ Res Rev. 2015;10(1):75–80.

Ghule AE, Kulkarni CP, Bodhankar SL, Pandit VA. Effect of pretreatment with coenzyme Q 10 on isoproterenol-induced cardiotoxicity and cardiac hypertrophy in rats. Curr Ther Res - Clin Exp [Internet]. 2009;70(6):460–71. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/j.curtheres.2009.12.004

Armitage JO, Gascoyne RD, Lunning MA, Cavalli F. Non-Hodgkin lymphoma. Lancet [Internet]. 2017;390(10091):298–310. Available from: http://dx.doi.org/10.1016/S0140- 6736(16)32407-2

Buruiana S, Robu M, Mazur-nicorici L, Tomacinschii V, Mazur M. Original paper assessing the quality of life in patients with non-hodgkin’s lymphoma is a burden or an advantage? 2020;55(3):418–23

Published
2021-07-15
Section
Original Article