Pemberian nutrisi memegang peranan penting di rumah sakit untuk memenuhi kebutuhan gizi setiap pasien. Pemberian nutrisi yang tidak baik dapat mengakibatkan hospital malnutrition / malnutrisi di rumah sakit yang selanjutnya akan mempersulit kesembuhan, menimbulkan komplikasi bahkan sampai kematian. Penelitian yang dilakukan di beberapa negara mendapatkan angka sekitar 45% pasien yang dirawat di RS sudah mengalamai malnutrisi sebelumnya, dan sekitar 70% tidak mengalami perbaikan gizi selama dirawat.

Kendala yang dihadapi dalam penatalaksanaan pasien malnutrisi di rumah sakit adalah kurangnya kedisiplinan tenaga kesehatan dalam memenuhi protokol (panduan praktik klinik), kurang lengkapnya panduan praktik klinik dan atau kurangnya komunikasi antar pengelola pasien baik dokter penanggung jawab pasien, dokter spesialis / sub spesialis gizi, ahli gizi, perawat maupun ahli farmasi.

Prevalensi malnutirisi di rumah sakit yang cukup tinggi dengan komplikasi yang bervariasi akan meningkatkan mortalitas, serta biaya tinggi yang harus ditanggung akibat malnutrisi, mengharuskan penanganan yang bersifat multidisiplin dan terintegrasi pada pasien dengan malnutrisi atau berisiko malnutrisi. Untuk itu diperlukan Tim asuhan nutrisi di rumah sakit yang terdiri dari berbagai profesi antara lain dokter, perawat, ahli gizi dan tenaga farmasi. Pembentukan tim terapi nutrisi (gizi) diharapkan dapat mengatasi masalah gizi di rumah sakit dan mendukung terapi medis dokter penanggung jawab pasien.

Topik utama edisi ini adalah tentang malnutrisi di rumah sakit yang terangkum dalam review article, clinical practices sampai dengan laporan kasus yang membahas tentang asuhan nutrisi. Selain itu masih banyak topik penelitian lain yang dimuat pada edisi kali ini. Sebagian artikel berasal dari Lomba yang diprakarsai oleh jurnal Medica Hospitalia, yang setelah melalui proses penilaian dan review akhirnya terpilih untuk dimuat saat ini.

Semoga semangat kita untuk selalu mengembangkan penelitian dan mempublikasikannya dalam jurnal ilmiah dapat meningkat dari hari ke hari. Dan semoga hal tersebut akan turut mengharumkan nama Indonesia tercinta.

Selamat berjuang.

 

Tim Editor

Published: 2016-05-09

Original Article