Penyakit-penyakit yang kembali mewabah (emerging diseases) merupakan penyakit yang berkecenderungan meningkat dalam waktu dekat dengan penyebaran pada area geografis yang meluas. Selain emerging diseases, dikenal pula reemerging diseases, yaitu penyakit meningkat kembali setelah sebelumnya mengalami penurunan angka kejadian secara signifikan. Kasus penyebaran flu burung, MERS (Middle East Respiratory Syndrome) merupakan ancaman penyakit mematikan yang harus dicegah penyebarannya di Indonesia. Beberapa saat yang lalu beberapa daerah di Indonesia terserang kembali wabah penyakit difteri dan campak, yang merupakan reemerging disease. Peningkatan kasus infeksi difteri di Jawa Timur, ternyata sudah menyebar ke beberapa daerah lain di Indonesia.

Pemberian vaksin melalui program imunisasi merupakan salah satu strategi pembangunan kesehatan nasional dimana prioritas utama adalah upaya pelayanan peningkatan kesehatan (promotif) dan pencegahan penyakit (preventif) secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan. Selain imunisasi dasar yang merupakan imunisasi wajib bagi bayi kurang dari setahun, imunisasi ulangan harus dilakukan pada anak sekolah dasar, karena sejak anak mulai memasuki usia sekolah dasar terjadi penurunan kekebalan yang diperoleh saat imunisasi ketika bayi. Edisi Medica Hospitalia kali ini mengupas tuntas tentang reemerging disease maupun imunisasi pada keadaan khusus seperti bayi prematur, bayi atau anak dengan penyakit kronik, kekebalan tubuh yang rendah karena penyakit atau pengobatan tertentu, serta anak yang memberikan reaksi berlebihan terhadap vaksinasi.

Penelitian tentang keganasan tetap menjadi salah satu topik penelitian terkini, selain infeksi yang kali ini terkait dengan donor darah, serta laporan kasus tentang infeksi virus yang menyebabkan tuli kongenital. Bidang keperawatan dan nutrisi menyumbangkan artikel menarik tentang aromaterapi dan penyediaan makanan di rumah sakit.

Semoga dengan semakin beragamnya artikel yang dimuat pada edisi kali ini, akan menantang para peneliti untuk tetap berkarya dan menuliskan hasil penelitiannya dalam bentuk artikel. Dengan demikian penelitian yang telah dipublikasikan bisa menjadi pijakan bagi rumah sakit dan pusat layanan kesehatan lainnya dalam mengambil keputusan klinis berbasis bukti.

 

Editor

Published: 2014-05-09

Original Article